Berita

Untuk pertama kalinya semenjak 2018, Bank Central US naikkan suku bunganya

Pada Rabu (16/3) bank sentral Amerika resmi menaikkan suku bunganya ditengah gejolak geopolitik, krisis Pandemi, serta inflasi tinggi dinegaranya.

Dikutip dari The Guardian, tindakan The Federal Reserve ini telah diprediksi dari jauh-jauh hari, akibatnya pelaku pasar serta negara berkembang sudah bersiap-siap untuk mengantisipasinya.

Keputusan yang diambil adalah menaikkan suku bunga dengan 25 basis poin menjadi 0,5% dan itu akan dilaksanakan dalam 4 tahap sesuai target bank sentral itu.

Lalu apa efeknya pada emas? Melihat pergerakan emas hari ini sepertinya itu tak memiliki efek yang signifikan.

Menurut Wells Fargo emas tidak akan dihentikan oleh kenaikan suku bunga The Fed.

“Saya pikir langkah yang kita lihat dalam emas ini karena investor tidak percaya Federal Reserved akan mampu menindak inflasi, terutama dalam jangka pendek” kata Bart Melek, kepala startegi komoditas di TD Securities.

Kita tunggu saja, bagaimana efek yang akan ditimbulkan oleh kebijakan ini, terkhusus untuk komoditas emas, akankah logam kuning ini bullish atau bearish?!

Anda dapat menghubungi kami melalui media dibawah ini :